WELCOME & enjoy for the Blog

Sunday, 13 August 2017

CALL FOR PAPERS JURNAL MANAJEMEN INDUSTRI DAN LOGISTIK

CALL FOR PAPERS VOL.1 NO.2 2017 (NOVEMBER 2017)

JURNAL MANAJEMEN INDUSTRI DAN LOGISTIK (JMIL) (jurnal.poltekapp.ac.id) adalah Jurnal Ilmiah yang dibangun oleh Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) Politeknik APP Jakarta, untuk memberikan sarana bagi para akademisi dan peneliti untuk mempublikasikan tulisan dan karya ilmiah di Bidang manajemen logistik, pemasaran industri, dan perdagangan internasional. JMIL ini merupakan jurnal yang berbasiskan OJS (Open Journal System) dan telah terindex oleh Google Scholar. Peng-index-an oleh organisasi lainnya sedang dilakukan dalam waktu terdekat.
Topik Paper yang dapat dimuat dalam JMIL adalah sebagai berikut namun tidak terbatas pada:
  • Pergudangan
  • Production planning
  • Procurement
  • Transportasi dan Distribusi
  • Inventory
  • Service management 
  • Sales management
  • Decision Support System
  • Brand management
  • Open economy
  • Model perdagangan
  • Ekspor dan Impor
  • Custom policy
  • Documentary credit
  • Enterpreneurship

Jurnal Manajemen Industri dan Logistik (JMIL) ini akan menerbitkan edisi ke -2 Vol.1 No.2 November 2017. Oleh karena itu, kami mengundang para akademisi, dosen dan peneliti untuk mengirimkan draft paper ilmiah kepada kami.

Tanggal-tanggal penting untuk Vol.1 No.2 November 2017:
  • Batas Akhir Pengumpulan Paper: 30 Oktober 2017
  • Pemberitahuan Hasil Review : 25 Juli-10 November 2017
  • Tanggal Publikasi Jurnal Online : 28 November 2017
Untuk format Paper dari JMIL bisa di download menu "about>onlinesubmission". Harap diperhatikan bahwa syarat minimum agar paper akan dilanjutkan ke proses review adalah:
  1. Menggunakan format template JMIL yang benar (jurnal.poltekapp.ac.id)
  2. Jumlah minimal 8 - maksimum 15 halaman termasuk references.
  3. Referensi / Daftar Pustaka minimum 10 buah yang harus berumur maksimum 10 tahun terhitung tahun diterbitkan (cth: artikel untuk JMIL 2017, referensinya paling terakhir 2007).
Jurnal yang lolos seleksi reviewer dan diterbitkan akan mendapatkan kompensasi sebesar Rp. 200.000/jurnal

Tuesday, 7 February 2017

Seratus Persen Lulusan Kampus Berbasis Logistik Terserap Dunia Kerja

07 / 02 / 2017 - IN NEWS
Kampus Berbasis Logistik
Berdasarkan pengamatan Supply Chain Indonesia (SCI), mahasiswa lulusan perguruan tinggi berbasis logistik seratus persen terserap untuk kebutuhan tenaga kerja di sektor logistik. “Sepanjang pengamatan saya seperti yang terjadi Politeknik Pos Indonesia semua lulusannya terserap oleh industri logistik. Bahkan banyak mahasiswa yang belum lulus pun sudah diterima di perusahaan tempat mereka magang,” kata Setijadi, Ketua SCI kepada TruckMagz, Selasa (7/Feb).
Menurut Setijadi, fakta di atas membuktikan sektor logistik semakin disadari perang pentingnya oleh publik luas, tidak hanya pemerintah dan pelaku bisnis. “Kalau saya amati dengan perhatian yang besar dari pemerintah terhadap sektor logistik, kedepan banyak perguruan tinggi akan membuka program studi khusus logistik,” tambahnya.
Senada dengan Setijadi, Tirtana Siregar, Peneliti Politeknik APP (Akademi Pemimpin Perusahaan). Menurutnya, selama dua tahun terakhir minat lulusan SMA terhadap Program Studi khusus logistik semakin meningkat. Hal itu dibuktikan pada tahun pertama  Politeknik APP membuka Prodi Manajemen Logistik Industri Elektronika yakni tahun 2015, jumlah pendaftar mencapai ribuan orang. Padahal pihak perguruan tinggi menyediakan kelas terbatas hanya 160 mahasiswa.
“Kurikulum yang digunakan Politeknik APP mengintergrasikan dengan standar kompetensi bidang logistik yang diadopsi dari Australian Standard (AQF certificate IV in Logistics),” kata Tirtana. Agar lulusan memiliki daya saing dan dapat terserap kebutuhan tenaga kerja di sektor logistik, Politeknik APP melakukan kerjasama dengan beberapa perusahaan logistik, salah satunya Pandu Logistik. Perguruan Tinggi yang berlokasi di Jakarta ini juga telah bekerjasama dengan Asosiasi Jasa Pengiriman Ekspres Indonesia (ASPERINDO) dan Asosiasi Logistik dan Forwader Indonesia (ALFI).
Selain itu, Politeknik APP juga memfasilitasi mahasiswanya melakukan sertifikasi profesi melalui Lembaga Sertifikasi Profesi yang dikelola mandiri. Dengan begitu mahasiswa setelah lulus tidak hanya memperoleh Ijazah, tetapi juga kita fasilitasi untuk memperoleh sertifikasi profesi sebagai bukti bahwa mereka memang berkompeten.
Sejauh ini, berdasarkan data Supply Chain Indonesia (SCI), beberapa perguruan tinggi telah membuka jurusan/program studi (prodi) logistik, di antaranya Politeknik Pos Indonesia yang mempunyai Prodi Logistik Bisnis (D3 dan D4) dan Sekolah Tinggi Manajemen Logistik Indonesia (STIMLOG) yang mempunyai Prodi Manajemen Logistik (S1). Selain itu, Politeknik APP mempunyai Prodi Manajemen Logistik Industri Elektronika (D3), sedangkan Sekolah Tinggi Manajemen Transportasi (STMT) Trisakti mempunyai Prodi Logistik dan Material (D3, S1, dan S2).

Teks: Abdul
Editor: Antonius
Foto: Poltek. APP


Related Articles

Sponsors

FA CVL Digital Banner 320x327 pixel
IIBT 2017 TruckMagz





seratus-persen-lulusan-kampus-berbasis-logistik-terserap-dunia-kerja/

Sunday, 25 December 2016

Jurnal : IT & SIX SIGMA

IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI TEKNOLOGI TERHADAP SUPPLY CHAIN INDUSTRI DALAM RANGKA MENINGKATKAN KINERJA SUB SEKTOR INDUSTRI KOMPONEN MENGGUNAKAN ANALISA LEAN SIX SIGMA


Implementation Information Systems Technology (IT) for  Industrial Supply Chain in  order to improve works  performance of  Sub sector Component industry Through Lean Six Sigma Analysis

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh  peningkatan kinerja supply chain dengan memaksimalkan hasil produksi dan nilai tambah bagi pelanggan. Penelitian ini akan memperlihatkan aktifitas pemborosan (waste) terbesar dari salah satu lini supply chain yang dihasilkan dari hasil perhitungan nilai sigma yang menyebabkan ketidakcapaiannya hasil produksi dan kepuasan pelanggan yang diberikan oleh perusahaan terhadap target produksi dan kepuasan pelanggan yang sudah ditetapkan oleh perusahaan. Peningkatan ketepatan waktu dilakukan dengan mengklasifikasi 3 kriteria aktifitas waktu nilai tambah yaitu non value added (NVA), business value added (BVA),dan value added (VA).
Analisa perbaikan yang dilakukan untuk tercapainya target hasil produksi dan kepuasan pelanggan yang ditetapkan oleh perusahaan adalah menggunakan pendekatan lean service dan analisa Six Sigma yang mudah diaplikasikan yang berfungsi untuk mempermudah dalam penentuan kategori aktifitas kerja. Analisa proses aktual perusahaan dengan menggunakan manual form diperoleh nilai sigma terkecil terdapat di divisi logistik yaitu 1,2 sigma dan 617.911 DPMO (Defect Per Million Opportunity).   Pengembangan strategi supply chain tersebut dilakukan dengan tujuan memperkecil variasi antara target dan hasil pencapaian produksi dengan menggunakan pendekatan metoda six sigma. Pada analisa perbaikan (improvement), dilakukan dengan penggunaan aplikasi software komputer yang dipasang pada setiap lini organisasi yang di bangun untuk mempercepat manajemen informasi, yang meliputi pengumpulan, pemrosesan, pengiriman, dan penyebaran dari informasi menurut suatu prosedur tertentu. Setelah dilakukan implementasi sistem IT menggunakan program ERP, terdapat perbaikan nilai sigma pada divisi logistik menjadi 5,5 sigma dan 26 DPMO.

Kata kunci :
Supply chain , Lean service, Time Table Analysis, Six Sigma, Logistik, Informasi teknologi

jurnal ini sudah mendapatkan hak cipta No. HKI. 2-01-000007457
more details visit : artikel,jurnal-->jurnal--->IT&sixsigma