CALL FOR PAPERS VOL.1 NO.2 2017 (NOVEMBER 2017) | |
JURNAL MANAJEMEN INDUSTRI DAN LOGISTIK (JMIL) (jurnal.poltekapp.ac.id) adalah Jurnal Ilmiah yang dibangun oleh Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) Politeknik APP Jakarta, untuk memberikan sarana bagi para akademisi dan peneliti untuk mempublikasikan tulisan dan karya ilmiah di Bidang manajemen logistik, pemasaran industri, dan perdagangan internasional. JMIL ini merupakan jurnal yang berbasiskan OJS (Open Journal System) dan telah terindex oleh Google Scholar. Peng-index-an oleh organisasi lainnya sedang dilakukan dalam waktu terdekat.
Topik Paper yang dapat dimuat dalam JMIL adalah sebagai berikut namun tidak terbatas pada:
Jurnal Manajemen Industri dan Logistik (JMIL) ini akan menerbitkan edisi ke -2 Vol.1 No.2 November 2017. Oleh karena itu, kami mengundang para akademisi, dosen dan peneliti untuk mengirimkan draft paper ilmiah kepada kami.
Untuk format Paper dari JMIL bisa di download menu "about>onlinesubmission". Harap diperhatikan bahwa syarat minimum agar paper akan dilanjutkan ke proses review adalah:
Jurnal yang lolos seleksi reviewer dan diterbitkan akan mendapatkan kompensasi sebesar Rp. 200.000/jurnal
|
Sunday, 13 August 2017
CALL FOR PAPERS JURNAL MANAJEMEN INDUSTRI DAN LOGISTIK
Tuesday, 7 February 2017
Seratus Persen Lulusan Kampus Berbasis Logistik Terserap Dunia Kerja
07 / 02 / 2017 - IN NEWS

Berdasarkan pengamatan Supply Chain Indonesia (SCI), mahasiswa lulusan perguruan tinggi berbasis logistik seratus persen terserap untuk kebutuhan tenaga kerja di sektor logistik. “Sepanjang pengamatan saya seperti yang terjadi Politeknik Pos Indonesia semua lulusannya terserap oleh industri logistik. Bahkan banyak mahasiswa yang belum lulus pun sudah diterima di perusahaan tempat mereka magang,” kata Setijadi, Ketua SCI kepada TruckMagz, Selasa (7/Feb).
Menurut Setijadi, fakta di atas membuktikan sektor logistik semakin disadari perang pentingnya oleh publik luas, tidak hanya pemerintah dan pelaku bisnis. “Kalau saya amati dengan perhatian yang besar dari pemerintah terhadap sektor logistik, kedepan banyak perguruan tinggi akan membuka program studi khusus logistik,” tambahnya.
Senada dengan Setijadi, Tirtana Siregar, Peneliti Politeknik APP (Akademi Pemimpin Perusahaan). Menurutnya, selama dua tahun terakhir minat lulusan SMA terhadap Program Studi khusus logistik semakin meningkat. Hal itu dibuktikan pada tahun pertama Politeknik APP membuka Prodi Manajemen Logistik Industri Elektronika yakni tahun 2015, jumlah pendaftar mencapai ribuan orang. Padahal pihak perguruan tinggi menyediakan kelas terbatas hanya 160 mahasiswa.
“Kurikulum yang digunakan Politeknik APP mengintergrasikan dengan standar kompetensi bidang logistik yang diadopsi dari Australian Standard (AQF certificate IV in Logistics),” kata Tirtana. Agar lulusan memiliki daya saing dan dapat terserap kebutuhan tenaga kerja di sektor logistik, Politeknik APP melakukan kerjasama dengan beberapa perusahaan logistik, salah satunya Pandu Logistik. Perguruan Tinggi yang berlokasi di Jakarta ini juga telah bekerjasama dengan Asosiasi Jasa Pengiriman Ekspres Indonesia (ASPERINDO) dan Asosiasi Logistik dan Forwader Indonesia (ALFI).
Selain itu, Politeknik APP juga memfasilitasi mahasiswanya melakukan sertifikasi profesi melalui Lembaga Sertifikasi Profesi yang dikelola mandiri. Dengan begitu mahasiswa setelah lulus tidak hanya memperoleh Ijazah, tetapi juga kita fasilitasi untuk memperoleh sertifikasi profesi sebagai bukti bahwa mereka memang berkompeten.
Sejauh ini, berdasarkan data Supply Chain Indonesia (SCI), beberapa perguruan tinggi telah membuka jurusan/program studi (prodi) logistik, di antaranya Politeknik Pos Indonesia yang mempunyai Prodi Logistik Bisnis (D3 dan D4) dan Sekolah Tinggi Manajemen Logistik Indonesia (STIMLOG) yang mempunyai Prodi Manajemen Logistik (S1). Selain itu, Politeknik APP mempunyai Prodi Manajemen Logistik Industri Elektronika (D3), sedangkan Sekolah Tinggi Manajemen Transportasi (STMT) Trisakti mempunyai Prodi Logistik dan Material (D3, S1, dan S2).
Teks: Abdul
Editor: Antonius
Foto: Poltek. APP
Editor: Antonius
Foto: Poltek. APP
seratus-persen-lulusan-kampus-berbasis-logistik-terserap-dunia-kerja/
Sunday, 25 December 2016
Jurnal : IT & SIX SIGMA
IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI TEKNOLOGI TERHADAP SUPPLY CHAIN INDUSTRI DALAM RANGKA
MENINGKATKAN KINERJA SUB SEKTOR INDUSTRI KOMPONEN MENGGUNAKAN ANALISA LEAN SIX SIGMA
Implementation
Information Systems Technology (IT) for
Industrial Supply Chain in order to improve works performance of Sub sector Component industry Through Lean
Six Sigma Analysis
ABSTRAK
Penelitian
ini bertujuan untuk memperoleh
peningkatan kinerja supply chain dengan memaksimalkan hasil produksi dan
nilai tambah bagi pelanggan. Penelitian ini akan memperlihatkan aktifitas
pemborosan (waste) terbesar dari salah satu lini supply chain yang dihasilkan
dari hasil perhitungan nilai sigma yang menyebabkan ketidakcapaiannya hasil
produksi dan kepuasan pelanggan yang diberikan oleh perusahaan terhadap target
produksi dan kepuasan pelanggan yang sudah ditetapkan oleh perusahaan.
Peningkatan ketepatan waktu dilakukan dengan mengklasifikasi 3 kriteria
aktifitas waktu nilai tambah yaitu non value added (NVA), business value added
(BVA),dan value added (VA).
Analisa
perbaikan yang dilakukan untuk tercapainya target hasil produksi dan kepuasan
pelanggan yang ditetapkan oleh perusahaan adalah menggunakan pendekatan lean service
dan analisa Six Sigma yang mudah diaplikasikan yang berfungsi untuk mempermudah
dalam penentuan kategori aktifitas kerja. Analisa proses aktual perusahaan
dengan menggunakan manual form diperoleh nilai sigma terkecil terdapat di
divisi logistik yaitu 1,2 sigma dan 617.911 DPMO (Defect Per Million
Opportunity). Pengembangan strategi
supply chain tersebut dilakukan dengan tujuan memperkecil variasi antara target
dan hasil pencapaian produksi dengan menggunakan pendekatan metoda six sigma.
Pada analisa perbaikan (improvement), dilakukan dengan penggunaan aplikasi
software komputer yang dipasang pada setiap lini organisasi yang di bangun
untuk mempercepat manajemen informasi, yang meliputi pengumpulan, pemrosesan,
pengiriman, dan penyebaran dari informasi menurut suatu prosedur tertentu.
Setelah dilakukan implementasi sistem IT menggunakan program ERP, terdapat
perbaikan nilai sigma pada divisi logistik menjadi 5,5 sigma dan 26 DPMO.
Kata kunci :
Supply chain ,
Lean service, Time Table Analysis, Six Sigma, Logistik, Informasi teknologi
jurnal ini sudah mendapatkan hak cipta No. HKI. 2-01-000007457
more details visit : artikel,jurnal-->jurnal--->IT&sixsigma
Subscribe to:
Posts (Atom)








